Kamis, 24 Agustus 2017

Halaman rumah

Halaman rumah

Rumah adalah tempat paling berharga bagi manusia. Tempat mengawali berbagai aktifitas kehidupan seperti membangun keluarga, mendidik anak, membentuk watak penghuninya, membiasakan beribadah, memenuhi kebutuhan, melatih keterampilan,  menyegarkan jasmani dan rohani serta aktifitas lainnya. Aktifitas yang berada dirumah menimbulkan kenangan tersendiri bagi penghuninya, sehingga pantas apabila rumah merupakan tempat berharga.

Bentuk rumah menyesuaikan dengan selera penghuninya, sehingga bentuk rumah sangatla beraga. Bentuk rumah berdasarkan ukuran terdiri dari kecil, sedang dan besar. Rumah berukuran kecil biasanya 10x5 meter yang terdiri dari ruang tamu, dapur, dan satu hingga dua kamar. Sedangkan ukuran rumah sedang berkisar 10x15 meter yang terdiri ruang tamu, dua kamar dan dapur. Sedangkan rumah berukuran besar tidak memiliki ukuran lebih besar dari rumah berukuran sedang.

Rumah berukuran kecil biasanya dilengkapi fasilitas yang sederhana yang paling penting bisa mencukupi kebutuhan dasar penghuninya. Sedangkan rumah berukuran sedang dilengkapi dengan fasilitas yang sudah cukup mewah kemungkinan seperti televisi led 21 inch, kulkas, lampunya banyak dan terang, kamar mandi cukup luas dan lainnya. Rumah berukuran besar memiliki fasilitas mewah seperti AC, rumah selalu tertutup agar debu tidak masuk, kulkas besar, garasi mobil dan sepeda, kolam renang, tempat berolahraga, dan lainnya.

Rumah berukuran kecil biasanya memiliki halaman rumah yang sempit sekitar 2x5 meter. Rumah berukuran sedang memiliki halaman 10x10 meter. Halaman rumah besar berukuran 10 meter lebih yang tergantung dari kemampuan pemiliknya.

Halaman rumah biasanya difungsikan sebagai taman indah, kolam ikan, dan pohon berbuah. Manusia yang hidup di perkotaan biasanya memilih untuk membentuk halaman rumah dengan taman indah bahkan disrtai kolam ikan. Berbeda dengan masyarakan yang tinggal di pedesaan yang mayoritas lebih memilih halaman rumahnya didayagunakan untuk menanam pohon berbuah seperti mangga. Kelengkeng dan lainnya. Alasannya karena taman indah kurang memiliki manfaat bila dibandingkan dengan pohon berbuah yang bisa di konsumsi secara subsistem, ataupun buat suguhan tamu dan oleh-oleh untuk kerabat. Akan tetapi, sebagian kecil masyarakat desa yang memiliki rumah besar lebih memilih untuk membuat taman indah.

Halaman rumah yang ditanami pohon berbuah dapat membuat suasana rumah lebih nyaman, teduh, tidak panas sehingga bisa mempengaruhi kehidupan penghuninya. Kelemahannya ialah setiap pagi penghuninya harus rajin untuk menyapu halaman dari daun kering yang gugur dari pohon. Satu hari melalaikan kebersihan halaman bisa-bisa sampahnya dua kali lipat lebih.

Halaman rumah yang dibentuk taman indah membuat keindahan bagi manusia yang memandangnya. Kelemahannya biasanya lebih panas di siang hari, harus rajin memotong dan menyiram rumput. Sedangkan halaman rumah yang dibentuk kolam membuat manusia lebih repot lagi karena harus memberi makan, menjaga ikan dari kucing, menguras kolam ikan.

Pertimbangan berdasarkan kelebihan dan kekurangan seperti yang disebutkan sebelumnya memunculkan pilihan bahwa apabila memilih untuk membentuk taman indah maka hanya indah di mata, memilih kolam hanya indah di mata, memilih pohon berbuah selain adem juga bisa menikmati buah yang di hasilkan.

Pilihan manusia atas ketiga bentuk halaman rumah kemungkinan besar mencerminkan penampilam. Manusia yang memilih taman indah dan kolam biasanya mementingkan penampilan menarik. Manusia yang memilih pohon berbuah biasanya berpenampilan seadanya, baju dan sandal  yang dimiliki tidak banyak, dan make up seadanya tidak setiap hari.

Akhirnya... saya lebih memilih menanam pohon berbuah dihalaman rumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger

Blogger Blogger istilah yang disematkan pada pengguna blog. Kemunculan istilah ini tidak lepas dari munculnya website blog gratis yang bisa...