Doraemon
Saya mengenal film doraemon sejak duduk dibangku sekolah dasar. Sejak saat itu saya sering menonton film ini secara rutin pada hari minggu sampai lulus sekolah dasar. Akibatnya secara perlahan-lahan saya mulai menyukai film ini karena doraemon selalu memiliki alat yang dapat membantu kesulitan nobita, dan alatnya selalu unik yang tidak pernah saya dengar dan lihat di dunia nyata waktu itu. Bahkan rasa suka pada film ini menimbulkan imajinasi bagaimana rasanya bila memiliki teman seperti doraemon.
Beberapa tahun kemudian tepatnya pada hari sabtu 30 September 2017, saya menonton film doraemon yang berjudul stand by me melalui aplikasi film hooq. Berbeda kondisi dengan dulu, setelah menonton film, pandangan saya mengarah pada pencarian nilai positif dan negatif yang ada pada film doraemon. Dan biasanya nilai positif lebih ditonjolkan karena bisa dijadikan stimulus yang dapat memberikan respon positif. Sedangkan nilai negatif dapat pula dijadikan stimulus dalam membentuk nilai positif.
Nilai-nilai positif pada film doraemon (stand by me) akan dijelaskan pada point berikut:
1. Kebaikanmu akan merubah masa depan
Pernyataan ini merupakan inti pokok dari film doraemon (stand by me). Dan aplikasinya bisa diterapkan di dunia nyata dengan mudah. Apapun kebaikan yang dilakukan manusia pada masa lalu akan berdampak di masa sekarang, begitupula kebaikan yang diperbuat masa sekarang berdampak pada masa depan. Contohnya, ketika manusia rajin belajar maka dia akan mendapatkan ilmu yang bisa digunakannya di masa depan. Dan kebaikannya bisa dirasakan sendiri dan orang lain. Selain itu, betapa banyak kisah manusia yang melakukan bentuk kebaikan sekecil apapun dan memberikan banyak manfaat.
2. Kejujuran
Film ini menjelaskan kejujuran dari nobita yang menyukai sizuka kepada doraemon secara tersirat. Nilai kejujuran pada film ini menimbulkan semangat untuk meraih apapun yang diharapkannya. Akan tetapi, pada kenyataannya kejujuran terkadang tidak selaras dengan kesuksesan tapi dapat melegakan hati dan pikiran serta menenangkan jiwa.
3. Pantang menyerah
Nobita berusaha belajar untuk mendapatkan nilai bagus pada ujian matematika. Alasannya karena nobita melihat dekisugi yang juga menyukai sizuka. Apalagi dekisugi dalam pandangan nobita tampan, baik dan pintar. Dan faktanya nobita selalu mendapat nilai nol, sehingga nobita berprasangka bahwa dirinya akan kalah bersaing mendapatkan sizuka karena kurang pintar.
Aplikasi nilai tersebut sangat berguna dipraktekkan dalam kehidupan dengan syarat harus penuh perhitungan agar tidak seperti nobita yang belajar matematika pada hari ulangan tapi ternyata materi ulangannya adalah bahasa jepang.
4. Belajar mengerti diri sendiri dan merelakan suatu harapan demi orang lain
Nobita belajar mengerti dirinya yang memiliki banyak kekurangan dibandingkan dekisugi. sehingga nobita berpikiran bahwa dirinya tidak mungkin bisa membahagiakan orang yang disukainya yaitu sizuka. Bahkan nobita berusaha membuat sizuka benci padanya agar dia bahagia bersama orang yang kelak bisa membahagiakannya, bahkan nobita sempat berpesan kepada dekisugi untuk menjaga dan membahagiakan sizuka. Selain itu, nobita sempat meminta untuk pindah sekolah ke kota lain, bahkan ke negara amerika. Upaya tersebut tujuannya hanya untuk merelakan sizuka bahagia dengan orang yg mampu memberikannya kebahagiaan.
Aplikasi sikap tersebut bisa dipraktekkan dalam kehidupan bahwa sebelum ingin mendapatkan prestasi maka harus mengenal diri sendiri, kelebihan dan kekurangan.
5. Persahabatan
Pertemuan doraemon dan nobita seolah saling melengkapi kebutuhannya masing-masing. Nobita yang selalu dibully temannya membutuhkan sosok yang mampu membantu kesulitan yang dihadapi, dan membuatnya berpikir tentang dirinya sendiri. Doraemon merupakan sosok yang diprogram untuk membantu nobita dan penyuka dorayaki.
Proses kehidupan yang mereka jalani berdua membuat keduanya saling mengerti dan ada perasaan senang ketika bersama, dan ada perasaan eman satu sama lainnya. Atas dasar itu, maka persahabatan mereka semakin terbentuk dan membuat keduanya sedih ketika mau ataupun sudah berpisah.
Persahabatan erat antara doraemon dan nobita bahkan diwujudkan dengan pemberian alat yang bisa membantu setiap kesulitan yang akan dihadapi nobita oleh doraemon. Kepedulian doraemon dilandasi oleh kekhawatirannya kepada nobita selaku sahabatnya bahkan bagian dari keluarganya.
6. Cinta
Cerita doraemon dan nobita juga tidak lepas dari nilai cinta. Cinta kepada keluarga yang diwujudkan dengan membantu pekerjaan rumah, sahabat yang diwujudkan dalam upaya membahagiakan teman, wanita/pria yang disukai yang diwujudkan dengan sikap saling menerima kekurangan, dan keinginan saling melindungi dan membahagiakan. Intinya cinta merupakan salah satu dasar kasih sayang, keadilan, dan lainnya.
Nilai-nilai negatif yang terdapat dalam film doraemon (stand by me) dijelaskan ke dalam bentuk point sebagai berikut:
1. Sifat dan sikap negatif yang terdapat pada manusia
Doraemon menjelang perpisahan sedih dan seolah tidak rela berpisah dengan nobita. Bahkan doraemon cenderung kesal dengan mengungkapkan bahwa nobita adalah lelaki pemalas, manja, pelupa, kurang bersungguh-sungguh dan lainnya. Sifat dan negatif tersebut hendaknya dijauhi dengan upaya yang sebaik-baiknya.
2. Mempermalukan wanita
Nobita pernah menyingkap rok sizuka di depan umum meski mata nobita berusaha untuk dipejamkannya. Tujuan sikap tersebut tentu ingin membuat sizuka membenci nobita. Akan tetapi, sikap tersebut tetap tidak terpuji, toh masih ada cara lain yang mungkin bisa ditampilkan. Perilaku semacam ini hendaknya dijauhi, karena akan merusak harga diri wanita dan terutama harga diri seorang pria. Jika manusia pernah menyakiti wanita, maka segeralah sadar, meminta maaf, dan segeral muliakan wanita.
3. Mendapatkan cinta dengan bantuan alat
Nobita meminta doraemon untuk menyediakan alat yang bisa membuat sizuka jatuh cinta kepadanya. Perilaku semacam ini dalam dunia nyata terwujud dengan mengandalkan cara kurang baik seperti guna-guna, terlalu mengandalkan dan menampakkan harta.
Akhirnya... Kebaikan yang dibuat manusia bisa merubah masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar