Kamis, 27 Juli 2017

Gratis

Gratis

Gratis merupakan kata yang berarti tidak dipungut biaya. Istilah kata gratis juga berarti pemberian seseorang tanpa adanya akad jual beli. Pemberian dilakukan berdasarkan keikhlasan untuk berbagi kepada sesama, dan pengharapan terhadap balasan dari sang pencipta.

Kata gratis atau yang lebih dikenal dengan gratisan adalah kata yang paling ditunggu manusia. Kaya atau miskin, tua dan muda, laki-laki dan perempuan semuanya senang mendengar apalagi mendapatkan gratisan. Bahkan wujud ekspresi manusia ketika mendapat gratisan sangat beragam, ekspresi biasa seperti mengucap alhamdulillah, sujud syukur, berterima kasih dan lain-lain, ekspresi yang luar biasa seperti mengucapkan sesuatu dengan berteriak, lompat kegirangan dan lain-lain hingga mengganggu orang di sekitarnya.

Pemberian gratisan biasanya berupa barang ataupun jasa. Barang-barang gratisan memiliki karakteristik sudah tidak terpakai, tidak laku, dan tidak menghasilkan manfaat bagi pemiliknya. Adapun jasa gratisan memiliki karakteristik seperti niat menolong orang lain, memiliki waktu kosong, dan memiliki kemampuan yang cocok dengan kegiatan yang akan dilakukannya.

Manusia yang baik harus mengerti dalam menempatkan gratisan. Apabila teman memiliki usaha seperti warung makan, dan pada waktu tertentu kita makan di warung tersebut maka selayaknya kita membayar pesanan meski teman mengucapkan gratisan. Apabila teman memaksa memaksa memberikan gratisan, maka kita harus menerimanya. Pada intinya dalam proses jual beli barang dan jasa usahakanlah untuk menghindari gratisan.

Pemberian gratisan tidak hanya dilakukan oleh manusia, melainkan juga bisa dilakukan oleh kelompok organisasi dan pemerintahan. Misalnya organisasi cinta makmur memberikan gerobak gratis pada pedagang kaki lima. contoh selanjutnya dari pemerintah daerah yang memberikan bantuan peralatan mebel gratis kepada pengrajin mebel.

Manusia biasanya sering menunggu gratisan, akan tetapi pada kondisi tertentu manusia harus berupaya untuk mendapatkan gratisan khususnya dibidang politik. Siapakah manusia yang pantas mengupayakan gratisan dalam bidang politik? Mereka manusia terpilih dengan kemampuannya dan memiliki keinginan untuk  mengabdikan dirinya demi kepentingan rakyat.

Upaya tersebut merupakan semangat untuk memberantas perilaku politik uang yang menjamur dalam setiap pemilihan eksekutif dan legislatif. Alasan tepat penerapan gratisan di bidang politik ialah karena tidak akan pernah terwujud pemerintahan yang baik apabila proses pemilihannya menggunakan politik uang.

Rakyat yang baik tentu memiliki kesadaran dalam bidang politik. Kesadaran tersebut merupakan bekal dalam mewujudkan pemerintahan yang baik. Kesadaran rakyat bisa diwujudkan salah satunya dengan proses memilih calon pemimpin yang memiliki kemampuan, serta menolak pemberian gratisan yang berupa uang, sembako, ataupun bentuk lainnya.

Akhirnya... gratisan merupakan kata yang bisa berdampak baik dan buruk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger

Blogger Blogger istilah yang disematkan pada pengguna blog. Kemunculan istilah ini tidak lepas dari munculnya website blog gratis yang bisa...