Tempat menonton sepak bola
Sepak bola merupakan olahraga paling populer di dunia. Buktinya dapat dilihat dari penyuka olahraga ini yang berasal dari berbagai golongan umur tua, muda, dan anak-anak. Bukti lainnya menegaskan bahwa penyuka sepak bola tidak hanya berasal dari jenis kelamin laki-laki, melainkan dari wanita. Pendapat ini diperkuat dengan adanya pemain sepak bola profesional laki-laki dan wanita, penonton sepak bola dari berbagai golongan umur dan jenis kelamin. Selain itu, olahraga sepak bola juga bisa diterima, dikenal, dan dimainkan oleh orang-orang yang menyandang kekurangan.
Kepopuleran olahraga sepakbola menyebabkan cara manusia menyukai sepak bola beragam. Sebagian ada yang menjadi pemain sepak bola dan sebagiannya menjadi penonton. Keduanya sama-sama mendapat keuntungan, pemain sepak bola mendapatkan harta dan cinta sedangkan penonton mendapat kepuasan menonton pertandingan sepak bola.
Penonton sepak bola (sebagai fokus tulisan ini) bisa menonton sepak bola di berbagai tempat yang di antaranya sebagai berikut:
1. Stadion sepak bola
Wujud klub dibilang kaya ialah memiliki stadion sendiri. Alasannya karena penghasilan yang dihasilkan dari penjualan tiket sangatlah besar. Hasil dalam satu pertandingan bisa menutupi biaya operasional klub menyelenggarakan dua dan tiga kali pertandingan. Selain itu, keuntungan lainnya bisa memperbaiki kualitas stadion, dan membayar gaji pemain sepak bola.
Penyuka sepak bola biasanya menonton sepak bola di stadion. Tempat ini merupakan tempat paling favorit menonton sepak bola karena langsung menjadi sejarah klub. Selain itu penonton juga bisa merasakan kegembiraan dan kesedihan secara langsung dari pemain sepak bola. Bahkan saking favoritnya, stadion sampai tidak bisa menampung jumlah penonton hingga meluber di luar stadion.
Penonton sepak bola khususnya di indonesia berbondong-bondong datang ke stadion yang rela memotong waktu kerja, liburan, dan mengeluarkan uang untuk membayar tiket. Akan tetapi, penonton hanya mendapat kualitas pelayanan yang buruk dan tercermin pada rendahnya kualitas keamanan, tempat duduk yang keras, cahaya remang-remang dan lainnya.
Padahal apabila dibandingkan antar stadion dengan bioskop dari harga tiketnya tidak jauh berbeda, bahkan sebagian lebih mahal tiket stadion. Tetapi dengan harga tiket yang murah bioskop mampu memberikan tempat duduk yang empuk, cahaya yang pas, sound yang baik, sejuk, ramah untuk golongan anak-anak dan dewasa.
Perbandingan ini seharusnya disadari oleh pengelola klub agar bisa memperbaiki stadion agar kualitasnya semakin nyaman.
2. Kafe, warung makan, dan tempat sejenisnya
Penonton yang menyaksikn sepak bola di tempat kafe, warung makan, dan tempat sejenisnya memiliki alasan yang beragam. Adapun alasan tersebut di antaranya; (a) karena tidak punya uang lebih untuk datang ke stadion. Sehingga penonton semacam ini memilih tempat kafe dll yang murah; (b) karena suporter sepak bola yang rasis sehingga menyebabkan ketidaknyamanan; (c) karena sadar bahwa harga tiket stadion yang mahal sebanding dengan harga menu kafe yang mewah, yang juga menyelenggarakan tontonan sepak bola; (d) kualitas stadion yang buruk; (e) keamanan yang tidak baik sehingga menciptakan kesempatan bagi manusia lainnya untuk mencopet; (f) kekhawatiran terjadi kerusuhan antar suporter; (g) penonton bisa menyaksikan replay gol dan waktu penting pertandingan.
3. Rumah sendiri
Alasan penggemar sepak bola menonyon pertandingan di rumah tidak jauh berbeda seperti pemaparan pada point kedua. Akan tetapi, alasan lainnya ialah karena menonton sepak bola di rumah bisa tidur-tiduran, makan camilan, minum kopi ataupus esteh, serta juga bisa sambil melanjutkan pekerjaan lain yang belum diselesaikan.
Akhirnya... tulisan ini bertujuan untuk membuka pemikiran dan hati pengelola stadion agar semakin meningkatkan kualitas stadion. Sehingga masyarakat senang datang ke stadion, dan tidak merasa dirugikanbauar tiket karena kualitas stadion.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar