Rekreasi
Pengertian rekreasi dalam kamus bahasa indonesia merupakan tempat ataupun kondisi yang dapat menyegarkan hati dan pikiran manusia. Rekreasi bisa bernuansa alam seperti gunung dan pantai. Rekreasi juga bisa bernuansa tempat hiburan yang terdiri dari berbagai macam permainan dan pertunjukan. Selain itu, sebagian para tokoh agama mengutamakan umatnya untuk berekreasi ke tempat ibadah seperti masjid dengan melakukan sholat, berdzikir, ataupun membaca al-quran, meski hakekatnya kegiatan tersebut bisa dilakukan di mana saja dengan menyesuaikan kondisi tempatnya.
Permasalahan hidup yang tak kunjung selesai, pekerjaan yang menumpuk, tanggung jawab keluarga yang sangat banyak, tanggung jawab jabatan yang besar, tugas kuliah yang banyak, ujian sekolah yang rumit, putus cinta, gagal bertunangan, gagal menikah, susah mencari pekerjaan, dan lainnya dapat menyebabkan pikiran dan hati manusia menjadi lelah. Akibatnya bisa mempengaruhi aktivitas manusia lainnya sehingga tidak maksimal dan bahkan akibat yang paling buruknya ialah tidak bisa produktif.
Rekreasi dibutuhkan untuk mencegah akibat negatif dari segala bentuk permasalahan kehidupan manusia. Rekrasi yang ingin dilakukan hendaknya melalui tahap perenungan terlebih dahulu alias persiapan yang matang, apalagi rekreasi ketempat alam dan hiburan seperti fokus tulisan ini. Persiapan yang seharusnya dipersiapkan berdasarkan perspektif penulis dijelaskan sebagai berikut:
1. Menentukan tempat wisata
Penentuan tempat wisata hendaknya diawali dengan mencari pengetahuan tentang keberadaan dan kondisinya. Cara yang bisa dilakukan ialah dengan membaca dari berbagai sumber di buku ataupun di internet. Selain itu, cara selanjutnya bisa bertanya kepada orang-orang yang telah mengunjungi tempat tujuan yang akan dikunjungi. Informasi yang seharusnya di cari ialah akses ke tempat tujuan, kelebihan, keindahan, serta tantangan dan hambatan yang akan dihadapi.
Persiapan ini sangat berarti untuk menghindari kesalahan, ataupun musibah yang akan merugikan seperti jatuh ke jurang, kesasar di gunung, kedinginan di gunung, terhanyut arus air laut, terkena racun ikan dan musibah lainnya yang mengakibatkan kehilangan nyawa yang sangat berarti.
2. Menentukan teman
Pengenalan terhadap teman yang akan diajak rekreasi bersama juga penting. Hal ini untuk menghindari musibah yang disebabkan oleh kesengajaan manusia. Dalam hal ini bisa jadi teman makan teman. Oleh karena itu, teman yang sebaiknya diajak rekreasi bersama harus memiliki sikap baik hati seperti penolong, sehingga ketika ada permasalahan maka teman semacam itu tidak akan tega meninggalkan temannya.
3. Menyiapkan makanan dan minuman
Persiapan makanan dan minuman merupakan kewajiban yang harus disiapkan dengan sebaik-baiknya karena menyangkut keberlangsungan hidup ketika berekreasi. Rekreasi ke alam dan ke pantai hendaknya menyiapkan makanan seperti roti, mie, camilan ringan yang disesuaikan dengan pola makan dan waktu berekreasi. Sekedar usulan bahwa dalam rekreasi alam hendaknya mampu menahan makan, dan hendaknya lebih banyak membawa minuman dari pada makanan. Alasannya karena dalam rekreasi alam pelancong akan banyak berjalan jauh di bawah teriknya panas matahari sehingga mudah saja mengalami dehidrasi.
Rekreasi ke tempat hiburan tidak terlalu banyak memperhatikan makanan dan minuman. Alasannya karena di tempat tersebut sudah banyak warung makan dan minuman. Penting di perhatikan yaitu membawa uang secukupnya.
4. Menyiapkan tenda
Persiapan ini dikhususkan untuk tempat rekreasi alam yang memungkinkan pelancongnya bermalam di tempat tersebut. Tenda yang dibawa perlu diperhatikan kapasitasnya sehingga menampung semua teman, ataupun bisa membawa tenda kecil persatu orang. Intinya tenda tersebut berfungsi untuk melindungi dari hujan, binatang, dan kedinginan malam.
Selaras dengan itu pelancong juga perlu menyiapkan perlengkapan tidur yang menghangatkan, dan juga perlengkapan masak.
5. Menentukan musim dan waktu
Rekreasi alam perlu memperhatikan musim agar terhindar dari hujan yang bisa menghambat perjalanan bahkan mencelakakan pelancong. Selain itu, rekreasi alam di musim hujan akan mengurangi kesempatan pelancong menikmati keindahan alam sekitar.
Waktu yang baik untuk berekreasi alam pada tanggal 12,13,14,15,16,17,18 dari penanggalan hijriah yang berpapasan dengan musim kemarau. Alasannya karena pada waktu ini bulan terlihat yang puncak terangnya jatuh pada tanggal 15. Selain itu, bintang terlihat serasi menemani keindahan cahaya bulan.
Oleh karena itu, setelah pelancong berjalan jauh di bawah panas matahari, maka pada malam harinya pelancong bisa santai di depan tenda dengan api unggun kecil, menikmati makanan dan minuman, bernyanyi, bercerita, menikmati keindahan langit, dan kegiatan menyenangkan lainnya.
6. Kamera
Alat ini seolah menjadi kewajiban bagi pelancong untuk mengabadikan setiap waktu indah dalam berekreasi. Alasannya karena pelancong sadar bahwa waktu hanya datang sekali, kalaupun bisa kembali ke tempat yang sama, dengan orang yang sama, bahkan perlengkapan yang sama, tetap saja perasaannya berbeda.
Persiapan yang dipaparkan sebelumnya hanya sebagiannya saja, sehingga perlu menambah pengetahuan dari berbagai sumber lainnya.
Akhirnya... rekreasi tidak harus ke tempat yang indah dan mewah, karena yang paling penting rekreasi harus disesuaikan dengan kemampuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar