Tradisi
Pengertian tradisi dalam kamus bahasa indonesia meliputi; (1) adat istiadat yang dilakukan secara turun temurun; (2) penilaian benar dan salah, baik dan buruk terhadap pandangan dan cara yang dilakukan manusia. Atas dasar itu, maka tradisi yang ada pada suatu masyarakat memiliki nilai regenerasi, aturan, konsisten, dan adanya konsekuensi.
Perkembangan tradisi awalnya bermula dari pemikiran individu yang diaplikasikan ke dalam kehidupannnya yang selanjutnya di sosialisasikan ke dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, keberadaan suatu tradisi pasti memiliki pembuat yang dikenal ataupun tidak dikenal oleh generasi selanjutnya.
Dasar tradisi yang terdapat di dalam masyarakat bisa bersumber dari nilai agama, hasil cipta dan karsa, ataupun bersumber dari keduanya. Contoh tradisi bersumberkan nilai agama seperti ajaran sholat yang sudah diatur oleh allah melalui utusannya. Contoh tradisi bersumberkan hasil cipta dan karsa manusia seperti peraturan yang ada pada suatu negara. Sedangkan contoh tradisi bersumberkan keduanya seperti kegiatan maulid nabi yang diciptakan oleh manusia berdasarkan sumber penguat dari ajaran agama. Akan tetapi, tradisi pada masyarakat apabila dikaji secara mendalam mayoritas bersumber pada nilai agama.
Indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai suku dari sabang hingga merauke, dan terdiri dari berbagai agama. Suku jawa, batak, sunda, madura, bugis, dan suku lainnya memiliki tradisi yang berbeda dari segala bidang kehidupan. Setiap agama yang diakui oleh negara indonesia juga memiliki tradisi yang berbeda antar agama, maupun antar seagamanya. Kenyataan tersebut lantas menegaskan indonesia sebagai negara yang memiliki keragaman tradisi. Alhamdulillah, keragaman suku dan agama di indonesia disatukan oleh tradisi yang mengakar pada dasar negara indonesia yang banyak diajarkan kepada generasi muda melalui pendidikan.
Pelaksanaan tradisi di suku madura -fokus tulisan ini- sebagian sudah ada yang ditinggalkan dan sebagiannya lagi sudah disederhanakan. Tradisi yang banyak ditinggalkan seperti membuat musholla kecil di setiap rumah untuk tempat tamu, kegiatan petik laut yang juga sudah jarang dilakukan oleh masyarakat pesisir. Sedangkan tradisi yang disederhanakan sebut saja maulid nabi muhammad yang sudah tidak menggunakan alat terbangan dalam membaca sholawat.
Alasan yang melatarbelakangi masyarakat meninggalkan tradisi dan menyederhanakannya berdasarkan fenomena yang diamati penulis meliputi; (1) banyaknya biaya yang dikeluarkan; (2) kegiatan yang cenderung rumit sehingga membutuhkan banyak waktu; (3) pekerjaan manusia yang semakin sibuk; (4) perkembangan zaman yang banyak menawarkan perlengkapan yang instan dan murah sehingga mempengaruhi tradisi; (5) pandangan masyarakat terhadap suatu tradisi yang dinilai tidak sesuai dengan perkembangan zaman karena efektifitas dan efisiensinya.
Cara terbaik untuk melestarikan tradisi ialah dengan tidak meninggalkan tradisi yang sudah ada, melainkan menyesuaikan tradisi dengan perkembangan zaman. Dasar yang menjadi pijakan dari cara ini ialah menjaga tradisi lama yang baik, mengembangkan tradisi lama yang kurang baik. Tradisi yang mengikuti perkembangan zaman tentunya menjaga eksistensi dari tradisi tersebut.
Kreasi dan inovasi manusia merupakan faktor penting dalam menyesuaikan tradisi dengan kemajuan zamannya. Manusia yang tidak memiliki karakter kreasi dan inovasi akan membentuk tradisi lingkungannya berjalan di tempat, tanpa ada perubahan, dan hanya mengagungkan apa yang sudah dilakukan pendahulunya. Manusia semacam ini biasanya lebih banyak memiliki sikap pesimis dari pada optimisnya. Manusia yang memiliki karakter kreasi dan inovasi akan membentuk tradisi menjadi fleksibel dengan perkembangan zaman. Sehingga perubahan yang dilakukan pada tradisi tertentu berdasarkan kebutuhan.
Tradisi yang disesuaikan dengan zaman memiliki keunggulan di antaranya; (1) mengembangkan keunikan tradisi; (2) memiliki daya jual; (3) menyenangkan dan memudahkan masyarakat pemegang tradisi dan masyarakat lainnya; (4) mengembangkan daya pengetahuan, sikap dan keterampilam masyarakatnya.
Akhirnya... Tradisi merupakan identitas yang harus disesuaikan dengan keadaan zamannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar