Gitar
Waktu penulis kecil dan hidup di desa, penulis memahami gitar sebagai alat yang digunakan grup musik yang sering tampil di tv dan pengamen. Selain itu, penulis diberikan pandangan bahwa orang yang bermain gitar kemungkinan berkumpul bersama pemabuk dan perilaku tidak terpuji lainnya. Oleh karena itu, kesempatan penulis untuk memiliki gitar gagal di tengah jalan. Akan tetapi, kesukaan dan kemauan penulis terhadap lagu dan gitar tidak seperti garam dan gula apabila terkena air akan larut bersamanya. Penulis belajar sedikit keterampilan bermain gitar (meski tidak ahli) dan berusaha mengumpulkan uang untuk beli gitar.
Seiring berjalannya waktu, penulis memahami bahwa pandangan yang negatif terhadap pemain musik tidak selamanya benar dan tidak selamanya salah. Mengapa? Hakekatnya perilaku negatif meski tanpa alat musik niscaya ada. Jadi jangan pernah menyalahkan pemain atau alat musik khususnya gitar. Kalaupun ada kalangan pemain gitar yang suka mabuk dan perilaku lainnya, hal itu karena kesalahan dirinya sendiri yang kurang pengetahuan atau kurang bisa menahan dampak negatif dari kelebihan dan kepopuleran yang dimilikinya.
Pendapat tersebut diperkuat oleh pengertian Gitar dalam kamus bahasa indonesia yaitu alat musik dengan bahan kayu seperti biola, berleher panjang, berdawai enam atau lebih, dimainkan dengan memetik dawai itu dengan jari. Bahan membuat gitar tidak hanya menggunakan bahan kayu melainkan sebagiannya dari logam dan lainnya. Adapun macam-macam gitar terdiri akustik, bass, listrik, melodi, resofonik, dan resonator. Oleh karena itu, di dalam pengertian gitar tersebut tidak terdapat kata yang menggambarkan perilaku negatif.
Keterbukaan pemahaman masyarakat terhadap gitar pada zaman sekarang membuat alat musik ini terkenal digolongan tua maupun muda, pria maupun wanita. Alasannya yaitu: (1) gitar mudah dimainkan; (2) harga tergolong murah untuk dimiliki; (3) lagu yang diciptakan seniman indonesia banyak menggunakan gitar; (4) lagu nasional bisa dinyanyikan sendiri lewat gitar; (5) lagu dengan bahasa inggris dan arab bisa dinyanyikan lewat gitar; (6) gitar sebagai simbol kebebasan yang tidak memihak usia (kecuali bayi dan anak yang masih belum bisa memegang gitar), dan jenis kelamin; (7) alasan terakhir benar atau salah mohon dikoreksi. Gitar banyak digunakan pada lagu di negara maju seperti Eropa sebagai cerminan peradabannya.
Kelebihan alat musik gitar yaitu;
1. Gitar sebagai penghibur. Kebutuhan manusia akan hiburan bisa diwujudkan melalui permainan gitar yang dilakukan sendiri maupun mendengar orang lain bermain gitar.
2. Gitar sebagai penghubung. Permainan gitar membutuhkan keseimbangan antara pikiran, emosi dan keterampilan. Selain itu, gitar bisa menyatukan emosi dan pikiran antar manusia melalui lagu.
3. Gitar sebagai pengingat. Manusia adalah makhluk yang mudah mengalami kelupaan. Oleh karenanya manusia butuh alat seperti gitar yang membantu pengingatan kepada penciptaanya, agamanya, negaranya dan lingkungannya.
4. Gitar dan kesehatan. Manusia harus menyadari bahwa permainan gitar membutuhkan kedua tangan yang aktif. Apabila salah satunya lumpuh, patah, atau lainnya maka tidak bisa memainkan gitar. Selanjutnya dengan memainkan gitar berarti menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan kiri.
5. Gitar mudah dibawa kemana-mana seperti kumpul bersama teman di pantai, rumah, gedung pertemuan dan lainnya. Akan tetapi kelebihan pada nomer ini juga tergantung pada ukuran gitar. Sehingga sulit membawa gitar akustik mendaki gunung dengan alasannya perlengkapan pokok lebih utama.
6. Gitar merupakan alat musik yang tanpa alat musik pendukung bisa mengiringi suara vokalis. Sedangkan alat musik seperti seruling apabila diiringi suara vokalis kurang cocok di pendengaran.
7. Gitar dapat menjadikan manusia berinovasi. Prosesnya ialah lagu terkenal dimainkan oleh orang lain dan kemudian di kembangkan musiknya tanpa mengubah dasarnya seperti pengcover lagu orang lain. Selain itu, manusia bisa menciptakan lagu baru melalui gitar. Atas dasar ini, gitar melatih kreatifitas manusia.
Akhirnya... Saya juga butuh hiburan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar