Cahaya bulan
Pengertian bulan dalam kamus bahasa indonesia merupakan benda langit yang mengitari bumi dengan mendapat pantulan cahaya matahari. Kemunculan bulan menandakan hilangnya matahari dan munculnya kegelapan. Sehingga Keberadaan bulan dibutuhkan manusia untuk menerangi malam yang penuh gelap gulita.
Kebutuhan manusia terhadap cahaya bulan sampai kapanpun tidak akan pernah selesai. Meski pada perkembangannya manusia selalu membuat cahaya buatan yang digunakan untuk menerangi kegelapan malam. Seperti api, obor, lilin, senter, lampu dan lainnya. Cahaya buatan tersebut tidak akan pernah bisa menggantikan keberadaan bulan.
Manusia akan sangat merasakan manfaat cahaya bulan apabila berada di tempat yang tidak ada cahaya seperti di hutan, dan di tempat gelap dari cahaya buatan. Cahaya bulan berwarna putih. Meski demikian cahaya bulan yang hadir di bumi tidak sampai menghilangkan kegelapan.
Cahaya bulan menyimpan keindahan. Manusia senang melihat bulan beserta cahayanya ke langit karena mendapat ketenangan. Cahaya bulan mampu menenangkan manusia karena tidak terlalu panas, silau dan membahayakan mata.
Kemunculan cahaya bulan secara utuh terjadi sekitar tanggal 13, 14, 15, 16,17 hijriah. Puncak utuhnya cahaya bulan pasti terjadi tanggal 15 hijriah. Penghalang munculnya cahaya bulan pada tanggal yang disebutkan biasanya karena awan yang biasa terjadi pada musim hujan, meski pada musim kemarau terkadang terdapat awan yang sebentar bisa menutupi cahaya bulan.
Tempat yang nyaman melihat bulan ialah di tempat yang tidak memiliki banyak cahaya buatan serta sepi dari keramaian. Tempat seperti itu bisa di atap rumah, di tepi pantai, di hutan ataupun di pegunungan. Tempat di luar rumah untuk melihat bulan biasanya dilaksanakan ditempat lapang dengan mendirikan tenda sebagai tempat istirahat ketika lelah.
Teman yang cocok untuk melihat bulan ialah yang memiliki hubungan emosional persahabatan atau hubungan atas dasar cinta. Seperti sahabat yang kita anggap keberadaan maupun ketiadaannya dan pasangan hidup seperti pacar, tunangan, istri.
Kegiatan yang cocok ketika melihat bulan ialah seperti melaksanakan perenungan atas kehidupan, bercerita hal lucu, kesedihan, cinta, dan masa depan dengan teman, bernyanyi bersama, tebak-tebakan dan masih banyak kegiatan lainnya yang semuanya berdasarkan kesenangan hati dan pikiran dengan tetap menjaga harga diri.
Akhirnya... saya bukan hanya menjadi penikmat senyum manusia, melainkan juga penikmat cahaya bulan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar