Kesulitan-kesulitan dalam menulis
Penulis adalah aktifitas yang mulia. Kehendaknya memaparkan apa yang ada dipikirannya melalui tulisan sedikit lebihnya bermanfaat bagi orang lain. Sehingga hasil olah pikirannya mudah diketahui dan diterapkan, bahkan mencerahkan orang lain.
Kemuliaan yang didapat oleh siapapun biasanya melalui proses sulit yang tidak semua orang melaluinya dengan keberhasilan. Begitu pula dengan penulis memiliki kesulitan yang berarti bisa menggagalkan segala bentuk usahanya ataupun menambah mulia keberhasilannya.
Fase kesulitan penulis bisa terjadi kapan saja baik sebelum menulis, ketika menulis, dan setelah menyelesaikan penulisan. Kesulitan tersebut mengakibatkan rendahnya kualitas tulisan. Penyebab dari kesulitan bisa dari pengetahuan maupun sikap penulis. Berikut ini akan dipaparkan pokok kesulitan yang dihadapi penulis:
1. Kurang referensi dan membaca, menyebabkan segala bentuk upaya penulisan menjadi sulit dan bisa mempengaruhi kualitas tulisan. Selain itu, Bisa menyebabkan tersendatnya proses penulisan.
2. Kurangnya waktu, manusia zaman sekarang memang disibukkan oleh pekerjaan dan aktifitas lainnya yang bisa menyebabkan kelelahan dan mengakibatkan sempitnya waktu untuk menulis. Untuk itu, perlu mengatur waktu, meski pada kenyataannya waktu yang sudah di atur bisa terbentur dengan aktifitas lain.
3. Malas, perilaku ini merupakan gejala awal yang bisa menghilangkan semangat dan mengurangi kemampuan menulis manusia. kemalasan bisa mengurangi produktivitas penulis dari waktu ke waktu.
4. Malu, sifat negatif semacam ini sering menjangkiti manusia. Akibat perasaan malu manusia cenderung melihat kelebihan orang lain dan menganggap kekurangan pada dirinya. Solusinya ialah belajar atas baiknya kelebihan orang lain dan menyadari bahwa setiap manusia memiliki kesempatan dan potensi termasuk diri sendiri. Sehingga kesadaran tersebut menimbulkan sikap percaya diri.
5. Kurang bisa melakukan apa yang ditulisnya, penulis adalah manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan. Sehingga terkadang penulis memaparkan ide yang baik atau istimewa tapi lupa bahkan tidak bisa menerapkannya dalam kehidupan. Maka inilah yang dimaksud good teory and bad action.
Oleh karena itu, kesulitan yang dihadapi penulis bisa teratasi apabila perhatian penulis diletakkan pada penyelarasan pengetahuan dan perilaku.
Akhirnya... Waktu sedikit yang dimiliki seharusnya dipergunakan untuk menulis walau satu kalimat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar